Jakarta, Editornews.id – Inspirasi menjadi sebuah hal yang tak ternilai harganya terlebih di era Milenial. Figur seseorang tentu menjadi sebuah icon bagaimana generasi penerus meneladani yang diharapkan mengambil nilai positif dari figur yang diteladani. Adalah Wina Ayu Kencono Larang, yang telah mengantongi berbagai prestasi dalam menata kehidupan masyarakat di daerah, salah satunya mereka yang bergerak dalam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Penghargaan demi penghargaan sebagai wanita inspiratif dikantongi, salah satunya yang baru saja diterimanya yang menempatkan dirinya sebagai salah satu wanita inspiratif versi Pusat Profil dan Biografi Indonesia.

Wanita yang akrab di Panggil Ayu Kencono, mengatakan bersama dengan kelompoknya di bawah bendera Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Wonosobo, pihaknya telah melahirkan produk jamu tanpa ampas. Ayu juga turut membina dan mengembangkan usaha tersebut dibawah Kadin Komite Brunei dan Filipina

“Kita memberdayakan ibu yang indentik dengan ngerumpi, kami ajak ibu ngerumpi untuk mendapatkan income. Mereka yang punya lahan walaupun sedikit menanam apotik hidup untuk disetorkan ke koperasi, kelompok tani wanita,” ujar Ayu, di Hotel Mercure Simatupang, Jakarta.

Lebih jauh dirinya memaparkan alasannya turun ke masyarakat, karena dirinya melihat berbagai masalah yang terjadi. Seperti terjebak dalam pinjaman rentenir yang alasan pinjamanpun sangat sepele.

“Saya turun ke bawah, karena masyarakat banyak yang terlilit hutang bukan untuk menyekolahkan anak. Percaya atau tidak, hanya untuk kondangan. Mereka terlibat hutang dengan rentenir yang berbunga besar. Alhamdulillah, setelah bergabung dengan Gapoktan mereka sudah bisa arisan dan menabung, lepas dari lilitan hutang walaupun saya dicaci maki oleh para pemberi hutang itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Penerbit Pusat Profil dan Biografi Indonesi Haryati Utomo, mengatakan PPP BI menampilkan tokoh, pendidikan pengusaha dan lan-lain terkait perjuangan, track record pribadi yang tampil bisa menjadi pendorong bagi pembacanya.

“Ini sebagai sumbangsih dalam membangun manusia Indonesia. Pemikiran kaum wanita Indonesia mulai dari tokoh, birokrat maupun pendidikan. Tujuan kami membakar semangat generasi muda untuk mengikuti profil dari segala hal yang menghadang,” imbuhnya.

Di kata sambutannya saat menerima penghargaan, Ayu Kencono, memberikan pesan kepada masyarakat tanah air, khususnya bagi mereka kaum Hawa, untuk berprestasi dalam setiap lini kehidupan yang dijalani.

“Para pria hebat juga perempuan hebat. Satu pesan saya, perempuan terlalu kerdil jika hanya mengandalkan kecantikan tanpa diimbangi prestasi dan kecerdasan,” pungkasnya.