Jakarta, Editornews.id – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri dikenal merupakan tokoh yang memiliki peranan penting dalam inisiasi dan pelaksanaan kerjasama bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan, terutama dengan Provinsi Jeju Island.

Beberapa kerjasama yang telah dibangun atas prakarsai Rokhmin Dahuri MS antara lain investasi pabrik pengolahan ikan di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat; investasi pembangunan pabrik es dan cold storage di Muara Angke, Jakarta dan pembangunan smelter logam mangan di Kupang.

Tak hanya itu, peran penting yang telah dilakukan Prof Rokhmin adalah pengembangan kerja sama di bidang pendidikan; pengembangan kerja sama di bidang Pariwisata dan kerjasama penelitian dan pengembangan bidang pertanian antara Jeju Island dan Indonesia seperti, ekspor kopi luwak, pengembangan health tourism antara lain dengan Halla General Hospital serta pengembangan rute penerbangan langsung antara Indonesia-Jeju Islan.

Atas seluruh capaian itu maka tak heran jika pria 60 tahun menyabet penghargaan Indonesia – Korea Friendship Association (IKFA).

Penghargaan itu sendiri diberikan kepada Prof. Rokhmin dalam acara Peresmian Rumah Persahabatan Indonesia-Korea di Lt-5 Lotte Shopping Avenue, Jl. Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, Jum’at (11/10/2019).

Dalam acara itu juga Prof. Rokhmin selaku Ketua Dewan Penasehat IKFA memberikan sambutan.

Selain Prof. Rokhmin, penganugerahan yang baru pertama kali dilaksanakan sejak IKFA berdiri 5 tahun lalu, juga diberikan kepada Duta Besar Korsel untuk Indonesia Mr. Kim Chang-Beom.

Alasan penganugerahan kepada Prof. Rokhmin terutama adalah bahwa sejak 1995 Prof. Rokhmin telah memberikan kontribusi cukup signifikan dalam mengembangkan kerjasama Indonesia – Korea di berbagai bidang, seperti pendidikan, IPTEK, Maritim dan Perikanan, Pariwisata, Investasi, Perdagangan, dan Kebudayaan.

Prof. Rokhmin diangkat sebagai Honorary Ambassador Jeju Islands dan Busan Metropolitan Ciry sejak 2012 dan 2018. Sejak 2017 Prof. Rokhmin diangkat sebagai Profesor Kehormatan di Mokpo National University, Korea di bidang Sustainable Maritime Develpment.

Acara dihadiri oleh Wakil Dubes Korea, Bp. Adhi Wargono (Ketum IKFA), Tommy Sutopo (Waketum IKFA), Nia Da’i Bachtiar (Sekjen IKFA), sejumlah CEO dari berbagai perusahaan Korea dan Indonesia. Sekitar 100 orang.