Ketua MPW DKI Jakarta, Pemuda Pancasila, H. Thoriq Mahmud SH. (Foto Hugeng Widodo/Editornews/Akuratnews.com)

Editornews.id, Jakarta – Badan Pengusaha Pemuda Pancasila (BP3) DKI Jakarta secara resmi menggelar pertandingan Tinju Profesional bertajuk Pancasila Boxing Day. Gelaran ini memperebutkan sabuk juara tingkat nasional dan 2 perebutan sabuk internasional di kelas WBC.

Khusus untuk perebutan sabuk internasional di kelas WBC Asia Silver Light Weight, petinju Indonesia James Mokoginta berhasil mengalahkan petinju Thailand Thoedsak Sinam di Ronde pertama.

Sama dengan James Mokoginta, petinju putri Indonesia, Felmi Sumaehe, juga berhasil menumbangkan petinju Thailand Saowaluk Nareepangsri di Ronde ke 9. Felmi menang TKO dan berhak atas sabuk WBC Asia Bantam Weight Female.

Dibuat Secara Reguler

Merespon gelaran ini, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah DKI Jakarta Pemuda Pancasila, H.Thoriq Mahmud .SH mengatakan acara Pancasila Boxing Day adalah bagian dari upaya BP3 dan Pemuda Pancasila untuk membangkitkan kembali petinju nasional yang saat ini sudah menurun.

“Petinju Nasional kita lihat menurun sekali. Oleh karena itu, BP3 melihat ada kesempatan untuk membangkitkan lagi semangat para petinju nasional kita agar bisa bertanding di Internasional,” ujar H. Thoriq Mahmud kepada redaksi disela-sela pertarungan tinju yang digelar di The Pallas SCBD Fairground 13, Minggu malam (8/9/2019) kemarin.

H. Thoriq berharap dengan gelaran Pancasila Boxing Day, akan menggairahkan Sasana-sasana tinju yang ada di seluruh Indonesia untuk melakukan sparing bersama BP3 dan dapat berkiprah di kancah internasional.

Pembinaan Sasana Tinju Nasional

“Mudah-mudahan itu dapat membawa Sasana-sasana tinju yang ada di daerah melakukan sparing-sparing di acara-acara kita dan mudah-mudahan dapat membawa mereka ke ajang internasional.” kata H. Thoriq.

Ketua MPW DKI Jakarta ini berencana menghidupkan kembali Sasana yang ada di DKI Jakarta dan Tangerang. Menurut Thoriq tercatat ada dua Sasana tinju di Jakarta dan Tangerang yang saat ini vakum.

“Dulu kita pernah ada 1 di Jakarta dan 1 di Tangerang, tapi karena lama tidak aktif, mungkin akan kita hidupkan kembali sekarang. Kita akan hidupkan beberapa Sasana yang ada di bawah naungan Pemuda Pancasila.” kata Thoriq.

“Kita akan buat ini event (Pancasila Boxing Day) reguler dan mudah-mudahan dengan Metro Tv kita bisa sepakat melakukan (siaran live) tiap bulan, supaya membawa animo tinju ke masyarakat Indonesia kembali lagi seperti sebelumnya,” tandasnya.

Namun begitu menurut Thoriq, nantinya siaran life kemungkinan bukan perebutan gelar saja, tetapi merujuk kepada kenaikan peringkat.

Butuh Sponsor Reguler

Dalam hal gelaran tinju yang tentu membutuhkan anggaran dana yang tidak sedikit, H. Thoriq mengatakan, dari hasil inisiatif BP3 karena di bawah BP3 ada beberapa pengusaha-pengusaha dan juga dari sponsor-sponsor.

“(Jadi) apa yang kita dilakukan hari ini, dilihat oleh Metro Tv dan Metro Tv juga sangat akomodatif, Melihat kesempatan ini, mudah-mudahan dengan adanya rating yang lumayan tinggi malam ini, ini bisa kita buat di Metro Tv (reguler), karena sudah ada komunikasi ke arah itu,” terang H. Thoriq.

“Dan mudah-mudahan kalau sudah life di Metro Tv akan ada sponsor-sponsor di Metro Tv juga. Itu yang kita harapkan,” pungkas H. Thoriq Mahmud. (*)