foto: dok. Editornews.id.

Editornews.id, Jakarta – M.Y. Rangkuti, Kordinator Lapangan Front Rakyat Anti Korupsi (FRAKSI) dalam keterangan resminya, Senin (16/9/2019) mengatakan, Massa FRAKSI telah menggeruduk Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siang ini, mendesak KPK untuk serius menangani dugaan keterlibatan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (AH) dalam kasus PLTU Riau-1.

Menurut Rangkuti dalam rilisnya, FRAKSI menyampaikan tiga tuntutan kepada KPK, sebagai berikut:

1. Usut tuntas KKN PLN tanpa pandang bulu !

2. Usut tuntas kasus PLTU RIAU dan pihak-pihak terkait tanpa tebang pilih !

3. Segera tanggkap dan adili Airlangga Hartarto serta pihak-pihak terkait !

Namun dalam aksi tersebut, dari informasi kepada wartawan, FRAKSI mengungkap ada sekelompok diduga preman yang mengaku oknum pendukung Airlangga Hartarto telah mengintimidasi peserta aksi.

Patut diduga, KPK sudah tidak steril dari preman yang mengaku-ngaku oknum pendukung AH. Bahkan ada satu peserta Aksi dari FRAKSI yang mengaku sempat dipukuli preman-preman tersebut.

Dalam hal insiden aksi kekerasan yang diduga dilakukan oknum pendukung AH, FRAKSI dikabarkan akan melapor ke Polisi.

Saat berita ini dirilis, belum diketahui apa tanggapan dari Ketum Golkar terkait tuntutan FRAKSI dan adanya aksi kekerasan dari sekelompok Preman yang mengaku pendukungnya. (*)